
Purwosari, Pasuruan- Dalam rangka LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa), Pondok Pesantren Daar El-Hikmah, Purwosari, Pasuruan, Jawa Timur, menyelenggarakan kegiatan mendaki bersama bagi santri.
Pendakian perdana yang diselenggarakan, memilih Bukit Lincing via Lawang sebagai destinasi, selain karna lokasinya yang tidak terlalu jauh dari pondok, bukit dengan tinggi 1860 MDPL ini terkenal memiliki Medan yang ramah untuk pemula tetapi memiliki view yang sangat indah, atau yang biasa disebut oleh para pendaki ”Nanjak Minimal, View Maksimal” .
Kegiatan ini diikuti oleh 32 santri putra Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Daar El-Hikmah yang terdiri dari kelas satu hingga kelas enam KMI, dengan 5 Guru senior dan bapak Kyai yang ikut serta dalam mendampingi acara.
Jum’at, 7 Agustus 2026 sekitar pukul 01.00 dini hari pendakian dimulai, setelah melalui briefing panjang dengan para asatidz/ah, Kyai serta pihak Ranger resmi Bukit Lincing, rombongan pun berangkat sesuai dengan kloter kelompok yang telah dibagikan sebelumnya. Sekitar pukul 03.00 dini hari rombongan telah tiba di pos 1, tak mengambil waktu lama untuk beristirahat rombongan melanjutkan perjalanan hingga tiba di pos 2 pada 03.30, sama seperti sebelumnya rombongan segera meninggalkan tempat dan beranjak melanjutkan perjalanan menuju puncak bukit Lincing kaki gunung Arjuno. Dan summit pun terlaksana 15 menit sebelum adzan subuh berkumandang sehingga sholat subuh berjamaah dapat dilaksanakan diatas puncak, dibawah birunya langit malam dan putihnya lautan awan yang menyertai.
Kegiatan ini dilaksanakan guna membentuk mental keberanian, jiwa kepemimpinan yang tangguh, pantang menyerah, rasa solidaritas yang tinggi terhadap sesama, cinta alam, serta keterampilan bernavigasi dan survive di alam terbuka dengan tetap melaksanakan kewajiban sebagai seorang muslim.
Alhamdulillah kegiatan ini berjalan lancar, semua santri kembali dengan selamat, aman tanpa suatu kekurangan apapun. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Pondok Pesantren Daar El-Hikmah berharap para santri dapat menyalakan kembali kobaran api semangat belajar dan menghafal Al-Qur’an sebagaimana mereka bersemangat dalam menaklukkan panjangnya perjalanan menuju puncak bukit lincing.