Pasuruan, Selasa, 20 Oktober 2026 — Santri dan santriwati Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Daar El-Hikmah Purwosari, Pasuruan, mengadakan kegiatan Rihlah Tarbawiyyah ke kawasan CMC (Clungup Mangrove Conservation), Pantai Tiga Warna, Malang Selatan, pada Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu sarana pembelajaran di luar lingkungan pondok untuk menumbuhkan rasa syukur, mempererat ukhuwah, serta meningkatkan kepedulian terhadap alam.

Rombongan berangkat dari pondok pada pukul 02.00 WIB dini hari. Dalam perjalanan, rombongan singgah di Gondanglegi untuk melaksanakan salat Subuh berjamaah, kemudian melanjutkan perjalanan menuju lokasi wisata. Rombongan tiba di kawasan CMC Pantai Tiga Warna sekitar pukul 07.00 WIB.

Setibanya di lokasi, para santri dan santriwati mengawali kegiatan dengan sarapan bersama. Setelah itu, rombongan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki melewati kawasan perkebunan dan hutan mangrove. Perjalanan tersebut menjadi pengalaman tersendiri bagi para peserta untuk mengenal lebih dekat keindahan alam sekaligus melihat pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Sesampainya di pantai, kegiatan dilanjutkan dengan tadabbur alam yang dipimpin langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren, KH. Basory Alwi. Dalam kegiatan ini, para santri dan santriwati diajak untuk merenungi kebesaran Allah Subhanahu wa Ta’ala melalui keindahan ciptaan-Nya, sehingga tumbuh kesadaran untuk senantiasa bersyukur dan menjaga amanah yang telah diberikan oleh Allah.

Setelah kegiatan tadabbur alam, rombongan mengikuti berbagai aktivitas lainnya, di antaranya snorkeling untuk menikmati keindahan bawah laut serta menaiki perahu kano. Berbagai kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru yang menyenangkan sekaligus mempererat kebersamaan antarsantri dan santriwati.

Melalui kegiatan Rihlah Tarbawiyyah ini, Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Daar El-Hikmah Purwosari berharap para santri dan santriwati tidak hanya memperoleh pengalaman rekreasi, tetapi juga mendapatkan pelajaran berharga tentang rasa syukur, kebersamaan, kepedulian terhadap lingkungan, dan pentingnya mentadabburi ciptaan Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk upaya pondok dalam memadukan pendidikan keislaman dengan pembelajaran langsung di alam terbuka, senantiasa mengambil hikmah dari setiap pengalaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *